[Ficlet] Tenderness

d2a9e0f193d5aa1fe90de1dd52d184ff

ShanShoo’s present

“Tidak perlu memaksakan diri, kubilang. Sepatu itu sama sekali bukan gayamu. Jadi, pakai saja flat shoes-mu seperti biasa.”

WordPress : ShanShoo || Wattpad : @Ikhsaniaty

*****

Hasil belajarnya mengenakan sepatu berhak tinggi bersama Tzuyu, nyatanya tetaplah berakhir sia-sia, sebab tatkala Dahyun berjalan dengan gaya anggun yang ingin ia tunjukkan kepada Hanbin, sebelah kakinya mendadak tak mampu menopang tubuh dengan benar sehingga Hanbin yang malam itu menunggunya di depan rumahnya bergerak cepat menangkap si gadis agar tidak terjerembab begitu saja.

Dahyun tidak mendapat luka apa pun, terkilir saja tidak, untungnya, tetapi ada hal lain yang mampu membuatnya memejamkan mata seraya menutupi wajahnya dengan telapak tangan; rasa malu yang begitu besar.

“Kau tidak apa-apa?” tanya Hanbin, merasa khawatir.

Dahyun mengerang kecil. “Sial!” umpatnya pelan.

Hanbin mau tidak mau terkekeh pelan melihat tingkah Dahyun. Meski begitu, Hanbin tetap merasa terpesona pada penampilannya malam ini. Rambut cokelat panjang yang terurai bergelombang, polesan makeup-nya yang tetap terlihat sederhana, balutan gaun manis berwarna putih, serta stiletto hitam yang dikenakannya membuat Dahyun tampak berkali lipat lebih anggun.

Inginnya Dahyun juga mengucap kalimat pujian untuk penampilan Hanbin, menebar senyuman manis yang tentunya akan dibalas si lelaki dengan senyuman serupa, tetapi sayangnya insiden kecil yang nyaris membuatnya malu seumur hidup tersebut menyebabkan kalimatnya kembali ditelan bulat-bulat. Tidak, karena yang ini lebih penting daripada sekadar basa-basi penampilan belaka! Batinnya meraung.

Hanbin tahu, Dahyun merasa tak nyaman dengan sepatu yang dikenakannya. Laki-laki berparas tampan itu dengan pengertiannya berkata, “Tidak perlu memaksakan diri jika kau memang tidak bisa mengenakannya. Ini hanya makan malam biasa, tidak akan memakan waktu lama.”

“Apa?” Dahyun sedikit terkesiap. Diliriknya stiletto milik Tzuyu yang dipinjamnya―lantaran Dahyun tidak memiliki satu pun koleksi sepatu-sepatu sialan seperti itu, lalu memerhatikan mobil Hanbin sesaat sebelum kembali menatap pemiliknya. “Tidak, Hanbin. Ini bukan malam malam biasa. Ini makan malam antara keluargamu dan keluargaku. Tentu saja aku tidak bisa―”

“Tidak apa-apa,” potong Hanbin cepat, mengusap lembut pipi Dahyun seraya memasang senyum kecil. “Tidak perlu memaksakan diri, kubilang. Sepatu itu sama sekali bukan gayamu. Jadi, pakai saja flat shoes-mu seperti biasa.”

“Hanbin….” Dahyun nyaris merengek, dan Hanbin tetap dengan permintaannya.

“Ganti sepatumu sekarang atau tidak ada makan malam?”

Ugh, fine, Hanbin!” gerutu Dahyun.

Dahyun lantas berbalik masuk ke rumah, masih dengan gerutuan samar yang mampu tertangkap pendengaran Hanbin.

Kembali Hanbin menunggu, bertemankan ponselnya yang menyala karena notifikasi pesan singkat yang dikirim ibunya.

Ibu sudah tidak sabar ingin segera bertemu Dahyun-mu.

Senyum manisnya terulas begitu saja, menyebarkan rona hangat ke pipi dan menjalar ke dada.

Aku tahu. Tunggulah sepuluh menit dari sekarang. Balas Hanbin di sela senyumnya yang tak kunjung menghilang.

―fin.

BERLAYARLAH DAHYUN-HANBIN-KU ♥ UWUWUWUWUWU ♥♥♥♥♥♥♥♥

Iklan

4 respons untuk ‘[Ficlet] Tenderness

  1. Sebentar di otakku auto muncul foto fancam yg Hanbin ngeliatin Dahyun tp ceweknya malah menatap lurus ke depan

    Hehehehe kak ini lucuuuuu… Iya malu banget keknya jd dahyun ya pdhl bayangin malam ini pen penampilan yg spesial gitu lbh cewek dikit dr biasanya ya tau2 malah berakhir agak malu hahaha untung cm tinggal ganti sepatu.. Untung hanbin sabar

    Dahyun jg lucu banget malu2 di sini sama hanbin wkwkwk aku kebayang yg selama ini dahyun dikira kek ga peka sama hanbin taunya plottwist dia jg sbnrnya sengaja ga liatin hanbin balik biar dianya ga kobam makin deg2an wkwkwk jd pura2 ga liat aja pdhl udh dagdigdug banget

    Oke deh kak… Nice fic! Keep writing ya kak 🙂

    Disukai oleh 1 orang

    1. TOLONG DONG YAAA AKU JUGA KEINGETAN TERUS SAMA FANCAM ITUUUU HWHWHWHW GEMAAAAY IH HANBIN-NYA WKWKWK

      tadinya aku mau bikin cerita sesuai karakter hanbin yang malu-malu mau sama dahyun yang nggak pekaan tapi akhirnya malah begini xD

      hehehe kamu juga keep writing ya ceee. makasih udah mampir x)) ❤

      Disukai oleh 1 orang

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s