[Ficlet] Breakable

Breakable

Breakable

 by. Ayumi-Chan

TWICE’s Nayeon, (feat. GOT7’s Jinyoung)

Slice of life, AU, Drama, Teen | PG-13

“Aku seharusnya mematahkan hatiku lebih dulu, sebelum kau mematahkannya.”

Poster by me bittersweet one

All those cast are not mine and this fanfiction is pure by mind. Last but not least, please don’t be plagiators and siders!

First, read Can’t Stop the Feeling (If you not yet read the story) before read this story 😉

 

Januari 2016

“Kau harus menunggu ku, oke?” Jinyoung berusaha untuk membuat perjanjian dengan Nayeon.

“Sampai kapan?” Tanya Nayeon ragu. Masalahnya, yah hanya saja Nayeon tak ingin berharap pada sesuatu yang mungkin nanti bisa saja berubah, bukan?

“Sampai aku siap semuanya,” katanya, “Pokoknya kau jangan menikah duluan, eoh?” lanjut Jinyoung sambil membuat gerakan dengan tangannya. Nayeon hanya bisa mengalihkan pandangannya.

Mendengar jawaban Jinyoung yang seperti itu, memang Nayeon tersanjung dengan ucapan mantap dari lelaki itu—dilihat dari matanya seperti bersungguh-sungguh. Tapi, kita kan tidak tahu apa yang akan terjadi nanti, lulus dari sekolah menengah atas saja belum, lalu berkuliah. Dipikirnya berkuliah itu hanya melihat Nayeon saja, ya?

Kelemahan lelaki Park itu memang selalu memudahkan segalanya, padahal masih ada proses yang lebih rumit yang harus dilaluinya.

Ya, bagaimana jika saat aku menunggumu, kau malah melihat gadis lain?” Nayeon bertanya dengan nada candaan.

“Pokoknya kau harus menungguku.” Jinyoung bersikukuh agar Nayeon mengiyakannya.

“Baiklah… baiklah…” mengalah saja Nayeon dengan itu, karena tak tahu harus berkata apa. Ia tidak bisa tegas jika hubungannya dengan Jinyoung.

~oOo~

Januari 2018

 

Syal hitam melilit di leher Nayeon dan menutupi sedikit bibirnya yang kedinginan. Menunggu Taeyong—yang baru pertama kali ke rumah Nayeon—teman satu kelasnya untuk mengerjakan tugas kuliahnya di rumah Nayeon, katanya sudah dekat dari alamat rumah Nayeon tapi sudah sepuluh menit berlalu lelaki Lee itu belum memunculkan dirinya di depan gerbang rumah Nayeon. Baiklah, sambil menunggu, seperti biasa ia selalu berselancar dimedia sosial favoritnya, Instagram.

Dasar memang belum bisa melupakan Jinyoung, ia malah melihat profil dari lelaki Park itu. Tiba-tiba saja ia teringat perkataan Jinyoung yang meminta untuk menunggunya. Padahal yang memutuskan hubungan mereka Nayeon. Ia hanya bisa berharap bahwa Jinyoung bisa menjaga kata-katanya itu dan tidak menghianati Nayeon nanti akhirnya. Tapi, hati manusia siapa yang tahu, kan?

Matanya mulai menelusuri setiap  foto yang diunggah oleh lelaki itu diinstagram. Lelaki itu selalu pandai berpuisi, banyak sekali kata-kata romantis yang selalu ia temukan disana. Beruntungnya nanti siapa pun yang akan menjadi istrinya.

Nayeon membaca salah satu tulisan yang dibuat oleh lelaki Park itu. Dalam sebuah unggahan foto Jinyoung yang tengah presentasi di kelasnya bersama dengan—

“Kim Jisoo?” Nayeon membuka matanya lebih lebar, “Benarkan itu Kim Jisoo, mantan kekasih Jinyoung?”

Tidak masalah. Itu hanya partner presentasi. Nayeon mencoba untuk berpikir positif tentang kiriman tersebut. Kiriman tersebut diunggah dua minggu yang lalu. Nayeon membaca kata demi kata tanpa melewatkan satu kata pun. Ia mulai penasaran, karena puisi tersebut ditulis menggunakan bahasa Jepang—beruntungnya Nayeon pernah memiliki pengalaman belajar bahasa Jepang dan Jinyoung tak pernah mengetahui itu.

Sampai pada kalimat paling akhir, Nayeon membaca dengan hati-hati. Ada sebuah nama disebutkan diakhir. Bukan nama Im Nayeon menggunakan huruf katakana.

“Kim-Ji-Soo.” Nayeon mengeja. “Tidak—tunggu—ini—” kedua matanya bergerak gelisah, memikirkan kemungkinan terburuk; Jinyoung kembali menyukai Jisoo, atau mereka memang sudah kembali bersama, atau mungkin Jinyoung memang tak pernah melupakan Jisoo ketika berpacaran dengan Nayeon juga.

Pertanyaan itu terus muncul dan Nayeon tak ingin percaya itu.

“Jadi, maksud dari unggahan tentang kerinduan satu minggu yang lalu itu untuk Jisoo? Bukan aku?” ia kembali melihat unggah Jinyoung satu minggu yang lalu itu.

Oke, berarti maksud Jinyoung memberitahunya bahwa lelaki itu ada di rumah itu apa? Sedangkan Jinyoung sendiri sudah ada seseorang lagi dihatinya. Ouh, Nayeon tak bisa berpikir jernih. Ia mulai melihat-lihat unggahan Jinyoung yang menggunakan bahasa Jepang, dan bodohnya Nayeon melewatkan untuk membaca inisial dari huruf katakana itu dibagian paling bawah—dan dengan pintarnya Jinyoung membuat banyak space sebelum inisial tersebut.

Ia jadi teringat ketika berpacaran dengan Jinyoung dulu. Mereka selalu memakai bahasa yang mungkin orang lain tidak mengerti, dengan kata lain Jinyoung dan Nayeon memiliki bahasa atau sandi khusus yang hanya mereka berdua saja yang tahu artinya.

Lalu sekarang, Jinyoung menggunakan bahasa Jepang. Ya, memang bahasa tersebut tidak hanya di mengerti oleh Jinyoung maupun Jisoo saja, tapi setidaknya Jinyoung mungkin tak ingin Nayeon mengerti.

Nayeon tak tahu, Jinyoung dan Jisoo itu berpacaran atau tidak saat ini. Tapi, ah, Nayeon merasa dikhianati oleh lelaki Park itu. Sebenarnya yang menyuruh untuk menunggu itu siapa? Ia tidak ingin berspekulasi, tapi dari unggahan Jinyoung satu bulan belakangan itu memang aneh. Tidak biasanya lelaki itu memakai tulisan bahasa Jepang. Dan hari ini Nayeon baru menyadarinya, bodoh sekali.

“Kenapa dia tak bisa menjaga ucapannya itu, sih…”

Merasa sangat dikecewakan, bukan hanya dikecewakan tapi juga merasa dikhianati dengan ucapan Jinyoung dua tahun yang lalu itu. Apa-apaan Jinyoung itu, malah mencoba membuat perjanjian kalau Nayeon yang harus menunggu sampai waktunya tiba, dan bodohnya Nayeon kenapa mengiyakan saja yang keadaannya Nayeon memang sedikit ragu dengan hal tersebut.

“Seharusnya dari dulu saja aku mematahkan hatiku ini untuk Jinyoung tanpa menunggu dipatahkan oleh Jinyoung seperti ini.”

Hawa dingin yang menyeruak karena musim dingin tak seberapa dibandingkan dengan  nyeri dihatinya yang dipatahkan oleh si pemberi harapan palsu itu.

DSjfS2eV4AAU0H0.jpg

Fin~

 

Saya kesel sendiri ya sama Jinyoung disini xD

Jinyoung itu lelaki macam apa yak? wkwk

 

Kritik dan saran ditunggu ya teman-teman 😉

 

Iklan

5 respons untuk ‘[Ficlet] Breakable

  1. wah ini terkampret :(( berasa kamu nyeritain pengalaman aku huhu membangkitkan memori2 menyakitkan (?)
    aku bete jinyoungnya amat sangat egois php pula, mari bakar jinyoung /ga
    nice one btw!♡

    Disukai oleh 1 orang

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s