[Ficlet] Be Lazy

shoshana presents

BE LAZY

Moonrise tracklist fic pt. 2

TWICE Chaeyoung & GOT7 Yugyeom

Ficlet | Fluff-ish, Teen romance, School-life | T/Teen
RELATED: I’ll Remember | Whatever!

I own nothing but the story. Have fun reading!♡

“Heaven is right here right now, so why go outside?”
(DAY6 – Be Lazy)


Matahari siang sudah begitu terik, sinarnya yang menyelinap masuk ke kamar Kim Yugyeom melalui jendela dan lubang ventilasi telah mengalahkan terangnya lampu. Laki-laki itu masih saja duduk di atas tempat tidurnya, menonton serial TV favoritnya dengan atensi penuh. Lengannya memeluk sebungkus besar Doritos yang isinya tinggal tersisa setengah sembari mulutnya tak berhenti mengunyah.

Sementara di sisi sebelah kanan tempat tidurnya, berdiri Son Chaeyoung dengan kedua tangan di pinggang dan raut wajah jengkel. Terhitung sejak minggu lalu, Yugyeom sudah berjanji akan menemaninya pergi membeli alat lukis baru hari Sabtu ini. Hari yang dijanjikan telah tiba dan Kim Yugyeom malah malas-malasan. Chaeyoung kesal bukan main, jika ia cukup kuat untuk membanting tubuh berat si tinggi itu pasti ia sudah melakukannya dari lima belas menit yang lalu.

“Males Chaeng, panas banget di luar.”

Alasan Yugyeom masih sama dengan yang pertama kali ia ucapkan begitu Chaeyoung masuk ke kamarnya. Chaeyoung cuma mendecih saja, padahal ia juga tahu Yugyeom sebenarnya sudah keasikan dengan serial TV-nya itu sampai jadi malas bergerak.

“Kalo ngajak main Jihyo aja semangat, giliran aku yang minta ditemenin malah males. Curang!” Gerutu Chaeyoung sambil buang muka.

Yugyeom tidak menyangka gadis mungil itu akan mengangkat kembali topik itu, terakhir kalinya ia pergi main dengan Park Jihyo adalah tiga hari yang lalu, bagi Yugyeom itu adalah jangka waktu yang cukup lama. 

“Lah cemburu nih ceritanya?” Senyum jahil muncul di wajah Yugyeom.

“Dih ngga! Emang kamu siapa pake dicemburuin segala?”

Walau nada bicara Chaeyoung jelas-jelas mengkonfirmasi tuduhan Yugyeom, ucapannya ada benarnya juga. Memangnya dia siapa, memangnya mereka ini berstatus apa? Sudah lama keduanya memiliki hubungan dekat yang jelas-jelas lebih dari hubungan platonis, namun memberi label khusus pada hubungan mereka seperti tak ada dalam pikiran mereka. Lagipula jika suatu saat label itu terkoyak, mereka tidak akan bisa lagi bersikap biasa pada satu sama lain. Tidak ada lagi makan es krim bersama, atau mengerjakan PR berdua, mereka akan menjadi dua orang asing lagi seperti awal mula. Yugyeom pikir, lebih baik begini saja kan? Hanya saja ketidakjelasan hubungan mereka juga merupakan satu hal yang mengganggu dirinya, bagaimana kalau Chaeyoung-nya sampai diambil orang lain? Mana rela ia melepaskan gadis itu. 

Di sisi lain, Chaeyoung sama sekali tak bisa merasakan atau melihat bahwa Yugyeom peduli padanya. Lihat saja yang dilakukannya saat ini, memilih serial TV-nya daripada menemani si gadis Son yang katanya sangat berharga itu baginya.

“Chaeng, jangan marah dong,” bujuk Yugyeom sambil mencolek-colek bahu Chaeyoung, gadis itu sekarang sedang duduk di pinggir tempat tidurnya, masih sambil cemberut.

“Chaeyoung sayang?”

Kali ini Chaeyoung langsung bereaksi, tapi bukan reaksi positif seperti yang diharapkan Yugyeom. Sebuah bantal berbentuk bulat yang terletak tak jauh dari jangkauan tangan Chaeyoung berakhir menghantam kepalanya dengan keras.

“Bodo amat Gyeom! Aku mau minta temenin Changbin aja, dia pasti ga akan banyak alasan kayak kamu!”

Chaeyoung baru akan mengambil ponselnya untuk menghubungi lelaki yang ia sebut namanya itu sebelum Yugyeom membungkus tubuhnya dengan selimut dan memeluknya erat-erat dari belakang. Pipi gadis itu langsung merona merah muda, ada kehangatan yang seperti mengalir ke seluruh tubuhnya. Bukan, bukan sekadar pelukannya atau selimut tadi, tapi apa yang hati Chaeyoung sedang rasakan detik ini. Bahkan ia tak sempat memberontak karena tindakan Yugyeom yang tiba-tiba itu terlalu mengagetkannya.

“Jangan suka ngancem pake nama cowok lain gitu dong Chaeng,” ucap Yugyeom.

“Iya maaf. Lebay ah kamu,” sahut Chaeyoung, masih berlagak seperti patung es padahal ia sudah meleleh sejak tadi.

“Besok aja ya pergi beli alat lukisnya? Sekarang males-malesan aja sama aku.”

Tanpa pikir dua kali Chaeyoung menerima tawaran Yugyeom.

fin

 

 

A/N: apaan pula ini baru muncul udah nyampah hoho :’) aku lagi suka banget ChaeGyeom btw wkwkwkwk karena mereka itu tiny and tall begitu (?) anyway I hope you enjoy this crappy fic and see you on my next fic!

Love, Sho♥

Iklan

8 respons untuk ‘[Ficlet] Be Lazy

  1. ‘sekarang males2an sama aku aja yuk’
    AH ELAH INI SI BONGSOR SATU
    lucu kali ya klo si mungil chaeyoung gangguin Yugyeom begini yg Giant bgt
    Keep writing!

    Suka

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s