[Ficlet] Can’t Stop the Feeling

DUYulyoVwAEvNg-

Can’t Stop the Feeling

by.Ayumi-Chan

TWICE’s Nayeon, (feat. GOT7’s Jinyoung)

Slice of Life, AU, Teen | PG-13

All those cast are not mine and this fanfiction is pure by mind. Last but not least, please don’t be plagiators and siders!

 

Hubungannya sudah berjalan selama tiga tahun, tapi tak bisa mencapai angka keempat.

Ini adalah tahun keduanya bagi seorang gadis Im Nayeon berpisah dengan kekasihnya. Jika dikatakan seorang Nayeon ini belum bisa melupakan mantan kekasihnya itu memang benar, atau memang Nayeon belum bisa menemukan seseorang yang lebih baik dari mantannya itu?

Bahkan ia masih menghitung bahwa tahun ini adalah sudah dua tahun sejak perpisahan mereka, tepatnya pada bulan Januari tahun ini. Memang yang memutuskan adalah Nayeon, bukannya menyesal, yah hanya saja Nayeon belum bisa melupakan Park Jinyoung, mantan kekasihnya itu. Lelaki itu seperti terlalu sempurna untuk Nayeon; selalu memberikan apapun untuk Nayeon, pintar menggambar, siswa keasayangan para guru, bahkan lelaki itu juga pandai—jangan lupakan dengan wajah tampannya. Dulu semasa sekolah, Nayeon bahkan sempat dituduh telah merebut Jinyoung (katanya merebut pacar orang) dari Jisoo, yang posisinya mereka sudah berpisah. Bisa itu dikatakan merebut pacar orang?

Nayeon dan Jinyoung berpisah dimana semua siswa kelas tiga sekolah menengah atas tengah sibuk-sibuk mempersiapkan ujian akhir dan ujian masuk universitas. Bukan. Itu bukan alasan Nayeon memutuskan hubungan mereka. Saat itu keadaan keluarga Nayeon sedang down, dan gadis Im itu kacau kala itu. Ia takut tak bisa masuk universitas impiannya. Dari saat itu Nayeon mati-matian mencari pekerjaan paruh waktu untuk membantu keuangan ayahnya, yang pasti ia tak tertinggal untuk terus belajar.

Namun, nyatanya ia kehilangan Jinyoung sekaligus tak bisa masuk universitas impiannya. Sudah jatuh tertimpa tangga pula. Sakit sekali. Ia hanya bisa masuk universitas biasa yang ada di daerahnya dan bersyukurnya masih ada jurusan yang diinginkan Nayeon. Awalnya ia tak mau menerima kenyataan itu, tapi waktu terus berjalan dan Nayeon saat ini sudah ada ditahun kedua.

Liburan musim dingin biasanya menjadi kesempatan Nayeon untuk membantu usaha ayah dan ibunya di toko Mochi. Ia dan adiknya akan membantu menjaga toko untuk melayani para pembeli sementara ayahnya membuat pesanan.

Salju turun sejak semalam dan itu agak mengurangi jumlah pelanggan di toko ayah Nayeon. Padahal ketika udara dingin seperti itu, Mochi yang baru dimasak adalah yang terbaik—apalagi di toko ayah Nayeon.

Biasanya pada musim liburan seperti ini, Jinyoung yang berkuliah jauh di Seoul itu akan pulang untuk berlibur. Lihat? Nayeon bahkan tahu kebiasaan Jinyoung seperti itu, padahal bisa saja Jinyoung tidak pulang karena cuaca akhir-akhir ini sangat ekstrim, kan.

Sambil menunggu pelanggan datang, Nayeon memilih untuk berselancar di media sosial yang disebut Instagram. Gadis Im itu duduk di kursi biasanya pelanggan menunggu. Ia mulai membuka media sosial tersebut. Ada dua direct message yang masuk. Nayeon menggeser layarnya menuju laman direct message

hiraiboo

Nayeon, aku pesan mochi strawbery kacang merah, yaaaaa…

Besok kau bawa yaa pesananku ke kampus.

“Baiklah, aku tidak akan lupa. Jangan lupa uangnya, Mo,” gumam Nayeon sambil mengetikkan jawabannya, kemudian menyentuh send.

Setelah itu ia membuka satu pesan lagi. Pesan tersebut dari… Jinyoung. Lelaki itu menyapa ‘hey’ pada pesannya. Hal itu tentu saja membuat Nayeon tersenyum senang, dan dengan cepat gadis Im itu membalas pesan dari mantan kekasihnya itu. Ini adalah kali pertama mereka kembali berkomunikasi setelah enam bulan kemarin adalah yang terakhir mereka berkomunikasi, hanya membicarakan pesanan Mochi itu pun.

jinyoung.park

Kamu di rumah atau di toko?

nayeonie 

aku masih di toko. 

Ada apa?

 

jinyoung.park

aku pulang ke rumah.

“Lalu kenapa jika kau pulang?” Nayeon berbicara sendiri setelah melihat jawaban dari Jinyoung itu.

nayeonie

oh iya?  

berapa lama kamu libur?

jinyoung.park

iya

hanya dua minggu

ada acara di kampusku nanti dan aku akan sibuk menjadi panitianya.

nayeonie 

baiklah, kalau begitu selamat berlibur, Jinyoung 🙂

jinyoung.park

oke.

 

Setelah jawaban Jinyoung yang sangat singkat itu, Nayeon memilih hanya membacanya. Ia tak tahu harus membahas apalagi, padahal ia sangat merindukan lelaki Park itu. Saat Jinyoung membuat story di Instagramnya, Nayeon selalu ingin rasanya membalas cerita tersebut, tapi ia selalu mengurungkan niatnya. Nayeon tak ingin lelaki Park itu mengetahui jika Nayeon belum bisa melupakan Jinyoug sama sekali. Hari ini bahkan ia memakai kaos bergaris merah-kuning, salah satu kaos couple yang pernah mereka beli.

 

~oOo~

Jinyoung sepertinya memang kejam sekali ya terhadap Nayeon, lelaki itu selalu bersikap seolah masih mencintainya juga pada Nayeon, seolah memberi harapan pada Nayeon. Memang sih Jinyoung tidak memperlihatkan sikapnya, tapi Nayeon juga sangat frustasi dengan perasaan rindunya itu. Ini sudah satu minggu sejak Jinyoung memberi kabar bahwa ia pulang—bahkan sudah berpisah pun Jinyoung mengabari Nayeon.

Hari ini begitu malas untuk Nayeon. Setelah berbalas pesan dengan Jinyoung satu minggu yang lalu, Nayeon berharap bahwa Jinyoung akan kembali mengirim pesan. Memang sih diantara mereka sudah tidak ada yang harus dibicarakan lagi, tapi kenapa Jinyoung harus sekejam ini pada Nayeon, membuatnya harus menahan rindu untuk bertemu dengannya.

Sejak berpisah, mereka tak pernah bertemu lagi, bahkan enam bulan kemarin ketika Jinyoung memesan Mochi ke toko ayahnya, yang memberikan pesanannya bukan Nayeon, kala itu ia ada kegiatan di kampusnya yang tak bisa ditinggalkan.

Nayeon membuka timeline Instagramnya dan melihat kiriman dari akun Jinyoung. Dalam foto yang diunggah Jinyoung itu, lelaki Park itu tampak sedang menatap sebuah danau dengan posisi membelakangi cahaya. Dalam posisi seperti itu pun, Nayeon masih bisa melihat betapa tampannya lelaki itu. hah. Nayeon menghela nafasnya, lalu membaca caption yang ditulis Jinyoung.

Berpaling menahan rindu dan sakit. #rindu #sakit

 

Nayeon tak tahu kiriman tersebut untuk siapa, tapi ia merasa bahwa itu adalah untuk dirinya. Memang ia belum pernah mendengar bahwa Jinyoung sudah memiliki pacar lagi, tapi entahlah siapa yang tahu. Hanya saja sikap Jinyoung itu selalu memberikan kode pada Nayeon, “Kenapa ada lelaki sangat kejam sekali sih dengan perasaan Nayeon?”

 

Fin~

 

tolong tenggelamkan Jinyoung saja xD

Hallo~

Long time no post (?) disini :((( dan sekali post entah ini cerita apa wkwk ide ini ngalir gitu aja pas ngetik dan jadi gini xD

anyway, ditunggu kritik dan sarannyaaaaaa 😉

Iklan

5 respons untuk ‘[Ficlet] Can’t Stop the Feeling

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s