Cubicle Series: Monday Curse

shoshana presents

CUBICLE SERIES.

“Monday Curse”

TWICE Sana & DAY6 Wonpil
ft. Other JYPN artists esp. GOT7, TWICE & DAY6
Series | Office!AU, Comedy-Drama, slight!Romance, Friendship | PG15
I own nothing but the story idea ♥ characters’ ages are made to be about the same with each other.

“Hari Senin ternyata bikin sial beneran!”
shoshana © 2017


Belum satu jam berada di depan komputernya, Minatozaki Sana sudah dibuat kesal dengan kelakuan dua orang teman kerjanya yang sibuk berargumen tidak penting. Keduanya juga di bagian sales marketing, Myoui Mina dan Mark Tuan, dan keduanya tidak pernah akur. Mark dengan bodohnya terus-terusan berusaha mendekati Mina, gadis itu membencinya setengah mati. Sana? Hanya bisa menyimak mereka beradu mulut sambil mengutuk pekerjaannya. Beginilah suasana di kubikel mereka jika Park Jihyo si pembawa aura positif belum datang.

“Pergi sana, aku sibuk!” Ketus Mina, mata masih terfokus pada layar komputer.

“Sibuk apaan nonton video penguin?” Balas Mark tak kalah gondok karena Mina tidak pernah memberi respon positif.

“Ya biarin aja sih!” Seru Mina makin kesal.

“Kamu ga mau pergi ngedate gitu sama aku?” Tanya Mark akhirnya to the point.

“Ga!”

Jawaban singkat Mina menjadi tanda puncak kejenuhan Sana mendengarkan pertengkaran mereka. Ia mendengus kesal sembari menyambar berkas laporan sales bulan ini dari mejanya lalu beranjak ke ruang fotokopi.

Hari ini manajernya Ok Taecyeon sedang pergi ke kantor cabang lain untuk mengikuti rapat yang diadakan oleh sang CEO. Maka dari itu, ia tentu saja meninggalkan asistennya sekaligus kepala sales Kim Wonpil untuk bertanggung jawab mengawasi kantor. Kebetulan yang sangat buruk: hari ini Sana harus memberikan laporannya dan gadis Jepang itu tidak memiliki hubungan yang harmonis dengan si asisten manajer.

Bertatap muka dengan Wonpil dari Senin sampai Jumat selama 8 jam adalah hal yang lebih Sana benci daripada apa pun soal pekerjaannya. Selama bekerja di perusahaan kopi ini, Kim Wonpil adalah ganjalan paling mengganggu baginya.

Belum sampai ke ruang fotokopi, Yoo Jungyeon menahan langkahnya. Tangan kanan gadis Yoo itu memegang sebuah map, dan tangan kirinya menekan perutnya. Wajahnya menggambarkan rasa sakit yang tak tertahankan.

“Mau ke ruang fotokopi kan? Titip dong, abis itu kasiin ke Wonpil. Aku sakit perut nih ga kuat,” kata Jungyeon, langsung memberikan map itu pada Sana. Tanpa menunggu jawaban, ia meluncur ke toilet secepat kilat.

Kalau Sana punya alat pengukur tingkat badmood, sekarang tingkat badmood-nya sudah setinggi langit. Siapa bilang ia mau disuruh-suruh? Tak peduli sesakit apa perut Jungyeon, Sana tetap tidak suka disuruh-suruh menyelesaikan pekerjaan orang lain.

Lanjut berjalan ke ruang fotokopi, ia melewati meja kerja para customer service yang sedang sibuk bicara di telepon, mendengarkan pertanyaan atau keluhan pelanggan dengan sabar dan berusaha memberi respon semaksimal mungkin. Ada Kang Younghyun yang malah kedengaran seperti flirting dengan si pelanggan dan Park Jaehyung yang juga tak henti-hentinya menerima telepon. Sedangkan Hirai Momo, ia malah mengunyah protein bar sambil berdebat sengit tentang kecoa dengan pelanggan di balik sambungan telepon.

“Tidak, kopi kami dibuat dari biji kopi. Mana ada kopi terbuat dari kecoa? Mungkin anda menyimpannya terlalu lama. Apa? Tidak, tidak bisa begitu!”

Sana hanya menggelengkan kepalanya, mungkin itu alasan Momo tidak pernah dapat promosi. Setidaknya mereka semua sibuk sendiri dan tidak menitipkan dokumen apa-apa padanya. Namun ketika kepala research program Im Jaebum bangkit dari kubikelnya dan menghampiri Sana dengan senyum lebar ala playboy-nya itu, perasaan buruk langsung menyerangnya seperti badai.

“Eh Sana, mau fotokopi kan? Nih ya sekalian laporan research produk baru difotokopi tiga kali. Terus kasih ke Wonpil, yang dua lagi balikin aja nanti. Thanks yo.”

“LAH APAAN AKU BELOM BILANG IYA!” Protes Sana seiring Jaebum berjalan kembali ke kubikelnya dengan santai, map di tangannya kini bertambah satu lagi.

Sambil tak hentinya mengomel, Sana akhirnya mencapai ruang fotokopi dengan total lima map di tangannya. Dua yang terakhir datang dari Park Jimin, pengurus product quality control. Diraihnya kenop pintu ruangan itu lalu dibukanya pintu dengan kasar. Kedua matanya langsung disambut dengan pemandangan mengejutkan Im Nayeon dan Park Jinyoung yang hampir saja berciuman di dekat mesin fotokopi. Kalau Sana tidak masuk ke dalam dengan mata membelalak dan mulut menganga, mereka mungkin sudah melakukannya. Sama kagetnya dengan Sana, Nayeon langsung menendang Jinyoung menjauh sampai laki-laki itu meringis kesakitan terkena heels tajam dari sepatunya.

ARE YOU GUYS CRAZY?! WHAT THE HELL ARE YOU- MMMPP!” Dengan teriakan sekeras klakson bus Sana bisa saja memberitahu satu kantor, dengan sigap Nayeon membekap mulut teman kerjanya itu.

“Kita ga ngapa-ngapain kok, dia aja tiba-tiba nyosor,” Nayeon berdalih, melirik Jinyoung yang masih berusaha meredakan nyeri di tungkai kakinya.

“Jangan bilangin Dowoon ya San, pleeeeaaaasee banget.” Pinta Nayeon. Sana menyingkirkan tangan Nayeon dari mulutnya, cemberut di wajahnya semakin terlihat jelas.

“Tau ah aku ga ikut-ikutan. Kalian pergi sana!”

Setelah mengusir dua orang tadi, Sana memotokopi setiap dokumen yang ia bawa sembari memikirkan kutukan macam apa yang menguasai hari Senin-nya. Mengapa ada saja hal yang membuatnya badmood? Siapa yang bisa ia salahkan? Semua orang? Kim Wonpil? Fakta bahwa ia sedang PMS? Jika harus memilih satu kambing hitam, maka Sana akan memilih Kim Wonpil.

::::

Pagi harinya yang tenang tiba-tiba diinterupsi dengan sederet ketukan di pintu ruang kerjanya. Wonpil menyuruh orang tersebut, yang ternyata adalah Myoui Mina, untuk masuk ke dalam. Mina segera duduk berhadapan dengan Wonpil, wajahnya datar dan tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya. Hanya saja Wonpil bisa menebak bahwa gadis ini mau komplain.

“Ada apa Mina? I’m not up for any complaints,” ucap Wonpil.

When will you provide our office with better wi-fi? Yang sekarang jelek banget.” 

“Itu sih minta Pak Taec atau Bu Yubin sekalian. It’s out of my power. Buat apaan lagi minta wi-fi kenceng?”

“Buat kerja lah, online marketing?”

Jawaban Mina tidak begitu meyakinkan Wonpil. Lelaki itu memperhatikan si gadis Myoui dengan tatapan menyelidik lalu membalas ucapannya. “Buat nonton video kucing kali?”

“Video penguin!”

Tepat setelah Mina mengatakan itu, pintu ruang kerja Wonpil dibuka dengan kasar dari luar. Sana tidak mau repot-repot mengetuk pintu, walaupun hanya salah satu lengannya yang mengapit setumpuk kertas dan map. Ia menghampiri Wonpil, melempar semua dokumen itu ke muka si lelaki Kim.

DO YOU KNOW WHAT I’VE BEEN THROUGH TO DELIVER THOSE PAPERS TO YOU?!” Teriak Sana, sepertinya efek PMS-nya semakin menjadi-jadi. Wonpil pun berdiri sambil memukul meja kerjanya. Wajahnya agak memerah karena marah.

“MINATOZAKI SANA! KAMU MAU DIPECAT YA?!” 

◊♦◊

[A/N] Yeay kembali lagi dengan ff gajeku~ :’3 series ini bakal diupdate setiap aku ada ide aja wkwk jadi ini tuh iseng sebenernya(?). Setiap ceritanya beda-beda dan ga ada hubungannya, tapi karakter sama universe-nya tetep sama. Jadi mau baca semuanya boleh, mau baca yang pengen dibaca aja juga gapapa. I hope you enjoy this even though it’s gaje. See you again soon! 

Love, Sho♡

Iklan

2 thoughts on “Cubicle Series: Monday Curse

  1. KYAAAAAK SANA – WONPIL ON SAILINGGGG!!!!!!! /ditabok gegara suara kayak toak es krim wols/

    Sumpah baca ini kok kayak berasa masuk ke sitkom lama indonesia dulu gitu, tapi juga ngerasa kaya anak kantoran beneran. Duh, ntahlah, ide yang kamu bilang sederhana bisa kamu kembangkan kayak gini sampe aku penasaran ‘kapan lanjutannya nih?’. Arghhhh!!! I’m too ready for the next series!!!!!

    Ps: aku suka day6. Aku suka twice. Makasih banyak udah buat daytwice terutama wonpil-sana!

    Ps2 : interaksi sana-wonpil ga ditunjukin banget, tapi kok gemes ya wonpil jadi atasan yang bermuka datar gitu. Apalagi pas dia bilang ‘kamu mau dipecat ya?’ Please aku merinding mau ngakak /plak/

    Ps3 : maafkan komentarku yang gaje. Aku akan menunggu lanjutannya😀😀😀

    Disukai oleh 1 orang

    1. YEAAY FELLOW WONPIL-SANA SHIPPER~~ aku ngeship mereka gara2 waktu acara suit jypnation itu loh :”
      iya ya dulu sitkom kantoran ngetren (?) sebenernya aku dapet inspirasi pas nonton The Office wkwkwk tau tv series itu gara2 Jae suka nonton itu terus ngetweet. tapi bener deh ini simpel bgt ;-; ga nyangka ada yang suka ♡

      sama sama samaaa!! (?)

      padahal wonpil asli ga gitu wkwwkwkwk ga ngwrti knp aku bikin karakter wonpil jadi gitu XD

      tetep aja aku seneng dikomenin♡♡ thanks for coming~ tunggu aja kalo aku ada ide lagi wkwk

      Suka

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s