Sweet♥

Mina Twice x Daniel Wanna One; hurt; ficlet; teenager

Menghiburmu …. Sesuatu yang istimewa. —Twice;  One in A Million

 

 

Adakah yang tahu Kang Daniel? Sepertinya kalian tahu hanya dengan aku menyebut namanya. Lalu, bagaimana dengan Myoui Mina? Haha, aku bodoh sekali. Siapa, sih, seseorang yang mau menengokkan kepalanya mendengar namaku? Tidak ada. Sungguh.

Bersandar di bawah pohon sembari bersenandung, hal biasa yang kulakukan. Hidupku, sungguh menyedihkan. Bila kata Eun Tak; setiap orang memiliki kamus dalam hidupnya. Dan memang kata dalam kamusku, tidak ada keberuntungan, kebahagian, keceriaan. Lebih dari semua, aku ingin mengabulkan satu, hanya satu; kecintaan.

Tidak usah dibahas soal bagaimana aku bisa mencintai dia, bagaimana aku bisa tergila-gila padanya, bagaimana bisa setiap gerak dia membuatku penuh akan kata kecintaan terhadap dirinya.

Kang Daniel.

Sebuah desas-desus akan romansa milik Daniel dan Nayeon tengah berada diambang kehancuran. Pernyataan itu membuatku berlari dari tempat yang kutempati.

Aku hanya diam memandang sebuah pintu yang didesain elegan dengan kode password yang menempel.

Suara-suara bising masuk ke gendang telingaku tanpa perintah. Aku berbalik, dan suara itu semakin bising terdengar. Kulangkahkan kakiku satu langkah, tidak ada tanda-tanda siapa pun di sana. Tiga langkah. Kontan kelopak mataku melebar kebukaan maksimal.

Kang Daniel.

Dengan …, apa itu?

Mataku memincing guna melihat sebuah benda yang dipegang Daniel. Saat itu juga, aku berlari kencang ke arahnya. Menghentikan perbuatan Daniel selanjutnya.

Srat. Aw. Bilah yang sangat tajam itu berhasil mensayat telapak tanganku tanpa permisi. Aku sedikit meringis setelahnya. Namun, Daniel yang di depanku lebih penting.

Satu kata lagi yang aku kabulkan dalam kamusku; keberanian. Saat ini, kata yang tidak pernah ada, menjadi datang tiba-tiba tanpa aku inginkan. Hal itu spontan. Pelukan spontan yang menjadi daftar keinginanku kepada Daniel itu, hari ini, detik ini, terkabul.

Daniel balas memelukku erat. Sangat erat. Dan aku membiarkannya sembari mengelus punggung lebarnya, menenangkan.

“Sudah, sudah—” ucapanku terpotong tatkala Daniel melepas pelukanku. Dia menatapku dalam sambil tersenyum teduh. Aku hanya membalas senyuman itu.

Kelopak mataku melebar kebukaan maksimal tatkala sebuah bibir mendarat di bibirku. Aku mengerjab-kerjabkan mataku berkali-kali, situasi ini, apa benar?

Tautan itu tidak lama berlangsung, Daniel mengakhirinya dengan sebuah kecupan lembut di bibirku. Aku masih dalam diam menatapnya. Tangan kekar itu menyeretku ke dalam pelukannya. Daniel menenggelamkan kepalanya di bahuku. Berteduh di sana untuk waktu yang lama, sampai lengannya mengelus suraiku.

“Aku takut.” kalimat itu terlontar dari bibirnya. Kontan tanganku kembali mengelus punggungnya.

Sakit rasanya melihat Daniel seperti ini, bahkan rasa ini lebih menyakitkan dari sayatan bilah yang mengenai telapak tanganku.

Daniel semakin mengeratkan pelukannya. “Aku takut kehilanganmu, Nayeon.”

Mendengar itu hanya membuatku tersenyum lirih.

-finish

Krik krik krik jangkring kecebur got. nggak ada cocok-cocoknya ama prompt haha otak ngadat banget gegara liat list temen kelas:(

Luv❤

Iklan

2 respons untuk ‘[1st Event] Authors’ Project: Want to Happiness – Ficlet

  1. Hei kamu yg lagi galau juga karena list teman kelas! Aku galau karena sepertinya ceritaku akan sama kayak Eunbi di School 2015 masa 😭😭 (maaf OOC bentar) ehh ini kok tsadest sekali ceritanya. Mina deserves better daripada Daniel, walaupun senyumnya Daniel emang parah tak tertandingi 😂

    Disukai oleh 1 orang

    1. Galau banget berasa terkucilkan liat temen dapet temen duduk semua, nanya “heh kamu duduk sama siapa?” cuma bisa jawab sambil ketawa “haha bodo amat.” Rasanya penderitaan akan dimulai ya 😭😭 sepertinya kita merasakan hal yang sama kkk santai ae lah jalani dengan penuh berkah aja yaaa 😥 susah sekali nyari temen yang kayak temennya Eunbyul 😥 (duh malah ngoceh di sini)

      Mina terbutakan oleh cinta 😂 senyum Daniel itu bikin diabetes wkwk

      Suka

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s