[Ficlet] Department Store

a ficlet story by Junsihye

Staring by Im Nayeon & Jun

Friendship | Rating G

Hari sudah larut namun kedua insan itu baru saja menjajakkan kaki mereka di sebuah department store. Kalau bukan karena ujian praktek yang akan dilaksanakan besok, mereka tidak akan bela-bela mengunjungi store ini di menit-menit akan tutup. Bahkan mereka masih memakai seragam sekolah sekarang, karena pelajaran tambahan jadi tak sempat pulang terlebih dahulu.

“Nayeon-ah, kau tidak lupa membawa listbarang yang harus dibeli ‘kan?”

Gadis bernama Im Nayeon itu mengeluarkan selembar kertas dari reseleting kecil tasnya. “Ini daftar barang yang harus kita beli,” ucapnya sambil memberikan kertas itu kepada temannya.

Jun membaca tulisan yang ada di kertas itu dengan kilat. Sementara terdengar pengumuman bahwa mereka akan menutup tokonya beberapa menit lagi.

“Kita harus bergerak cepat,” ucap Nayeon. Jun mengambil keranjang belanja. Mereka mulai mencari barang yang mereka butuhkan.

Tak terlalu banyak barang yang harus dibeli. Setelah selesai mencari, mereka segera membayarnya ke kasir. Untunglah mereka dapat melakukan nya dengan cepat. Jun dan Nayeon segera kembali ke mobil. Jun menyimpan belanjaan mereka di dalam bagasi mobil.

“Jun-ah, aku ingin buang air.” Nayeon tiba-tiba berjongkok menahan hasrat buang airnya.

“Tahan dulu sebentar, ayo cepat masuk!” Titah Jun, namun gadis berkuncir kuda itu malah berlari menuju department store.

“Aku tidak tahan, tunggi sebentar aku akan segera kembali!” Teriak Nayeon.

Jun hanya menghela nafasnya. Ia bersandar pada mobilnya sambil menunggu Nayeon keluar. Namun beberapa detik kemudian, Jun segera berlari menyusul Nayeon.

Keadaan di dalam sudah sangat sepi. Bahkan tak ada pegawai yang berlalu-lalang. Sepertinya department store ini akan segera tutup. Benar saja, dalam sekejap lampu-lampu yang menerangi ruangan itu mati.

“Permisi, aku masih disini! Tolong aku!” Terdengar suara teriakan Nayeon. Jun segera bergerak mengikuti sumber suara itu.

“Nayeon-ah!”

Jun menyalakan senter dari ponselnya. Lalu kembali berjalan menuju tempat Nayeon.

“Jun, kau disini? Aku tak bisa melihat apapun, aku takut.” Suara Nayeon terdengar lebih keras sekarang. Itu artinya jarak Jun dan Nayeon sudah semakin dekat. Ponsel Nayeon sedang diperbaiki, jadi dia tidak memiliki penerangan apapun sekarang.

“Tetaplah disana! Aku segera datang!” Balas Jun.

“Nayeon, kau sudah selesai buang air ‘kan?” Tanya Jun sambil terkekeh.

“Cepatlah Jun!”

Nayeon melihat seberkas cahaya yang mengarah padanya. Ia yakin itu pasti Jun. Segera saja Nayeon berlari kemudian memeluk lelaki itu. “Jun kau lama sekali, aku takut.”

“Tenanglah, kau aman sekarang.”

Nayeon mengakui kejadian Jun memang selalu membuatnya merasa aman. Jun adalah sahabat yang baik dan setia. Ia tetap ada disini Nayeon walaupun terkadang Nayeon meninggalkannya kala Nayeon sedang memiliki kekasih.

“Omong-omong, bau apa ini?” Tanya Jun setelah hidungnya menerima rangsang berupa bau tak sedap.

“Oh…, itu…,” ucap Nayeo terbata.

Jun mengarahkan sorot cahaya dari ponselnya ke bagian kaki Nayeon.

“Ya ampun! Nayeon-ah kau tak bisa menahannya?” Jun terkekeh. Kaos kaki yang dipakai Nayeon basah, roknya juga. Bukankah itu membuktikan bahwa Nayeon mengompol?

“Sudah kubilang, aku tidak bisa menahannya. Bagaimana ini Jun?” Nayeon hampir menangis. Dan keadaan ini malah membuat Jun semakin terbahak.

“Jun, tolong aku!” Nayeon memohon.

Jun membuka tasnya, mengeluarkan celana yang baru dikembalikan oleh Jungkook tadi siang. “Ganti rokmu dengan ini, dan buka alas kakimu. Aku akan mencari kantong kresek di meja kasir sebentar.”

Nayeon memegang tangan Jun. “Jangan tinggalkan aku Jun.”

Jadilah sekarang mereka saling membelakangi. Jun mematikan senternya. Sementara Nayeon mulai beraksi membuka sepatu dan kaos kakinya. Lalu membuka rok beserta dalamannya.

“Jun kau masih disitu kan?”

“Aku disini.”

Nayeon memakai celananya. “Aku sudah selesai.”

Jun kembali menghidupkan senternya. Mereka berjalan ke meja kasir untuk mengambil kantong kresek. Setelah itu kembali lagi ke tempat dimana sebelumnya mereka berada.

“Masukkan pakaianmu kesini,” ucap Jun. Nayeon menurut.

“Jun.”

“Hmm?”

“Berjanjilah kejadian ini menjadi rahasia kita berdua.”

“Hmm.”

“Jun!”

“Apa?”

“Berjanjilah.”

“Iya aku janji.”

—fin

Hallo! Akhirnya posting ff debut disini. Maafkan aku yang sudah menistakan Nayeon. Semoga pada suka sama ffnya. Jangan lupa tinggalkan jejak^^

Iklan

6 thoughts on “[Ficlet] Department Store

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s