[Drabble] Untitled

⌈ Minatozaki Sana ♦ Kim Taehyung ⌋

Bertepuk sebelah tangan bukanlah sebuah kata yang asing di dalam kamus kehidupan seorang Minatozaki Sana. Sana tahu rasanya saat pagi terasa sunyi, siang terasa gelap, senja terasa kelam dan malam terasa hampa. Sana tahu rasanya saat terbangun malam hari, memikirkan seseorang yang bahkan tidak mungkin memikirkan dirinya. Ia juga tahu rasanya saat nyeri menghantam dadanya tiap kali ia memikirkan dia. Kim Taehyung.

Sering kali Sana mendengar, perempuan itu hanya bisa menunggu. Tapi, toh apa gunanya Sana menunggu disaat yang ditunggu tak kunjung datang—disaat yang ditunggu tak pernah sekali pun menoleh ke arah dimana Sana sedang memandanginya dengan pernuh harapan yang mustahil. Sesekali Sana tersenyum padanya. Sesekali Sana mencoba menarik perhatiannya. Walaupun, Sana sendiri tahu semuanya sia-sia jika ia tetap mempertahankan perasaannya berharap jika Tuhan memang adil maka mata itu akan melihat Sana atau jika Tuhan memang adil mungkin Sana akan terlepas dari jebakan di labirin matanya. Katakanlah Sana bodoh karena dia sendiri sadar akan hal itu. Ia tahu, menyukai Kim Taehyung hanyalah sebuah ke sia-siaan bagi hidupnya. Menyukai Kim Taehyung yang tak akan pernah bisa ia gapai. Tapi, mari kita diskusikan. Bukan salah Sana sampai ia bisa mencintai seorang Kim Taehyung. Ia manis dan baik. Setidaknya hanya Kim Taehyung yang bisa membuat Sana tertawa lepas. Perasaan memang tidak bisa ditebak. Kita tidak tahu hati mana yang  akan ditumbuhi oleh pohon-pohon cinta. Seperti air yang sudah tumpah di tanah tak bisa dituangkan kembali ke dalam gelas—seperti sayap ikarus yang jatuh ke bumi karena terbakar oleh matahari. Perasaan Sana bukanlah sesuatu yang rapuh, sesuatu yang bisa menghilang dengan sekejap. Anggap saja Sana bukan hanya telah menyukai Taehyung. Sana mencintainya. Sana mencintai Kim Taehyung.

Sana benar-benar tak bisa melepas Taehyung. Ia tak bisa membiarkan ruang hatinya kembali kosong walaupun itulah satu-satunya jalan terbaik untuk keluar dari sihir senyumnya Taehyung. Ia tak bisa. Terkadang, Sana berpikir. Haruskah ia tetap memperjuangkan perasaannya atau membiarkannya? Karena Sana sudah kehilangan arah. Ia benar-benar kehilangan arah hingga ia menolak untuk menghadapi fakta bahwa Taehyung tak akan pernah bisa ia miliki, menolak fakta bahwa ia menyukai kekasih sahabatnya sendiri.

 


Hai semuanya. Jadi, ini ff hanya curahan hati seseorang. Loh. Bukan aku yah bukan. Tadinya mau pairing-in Sana sama Yuta tapi aku belum ada feelnya lol. Baby Yuta hanya untukku. Bukannya mau nge-bash apa gmn kan aku sering liat yah Yuta tuh sering di ship-in sama J-line BUT omg Yuta ketemu sama mereka aja belum duh kenapasih, intinya kalau ship-in Yuta sama J-line belum ada feelnya even yang waktu aku buat Yuta sama Yoojung IOI aku mikirnya kalau Yoojung itu aku lol. Jadi Yoojung hanya sebuah pajangan nama karena aku masih belum bisa bgt pake sudut pandang orang pertama.

Iklan

2 thoughts on “[Drabble] Untitled

  1. Huhuhuhuuuuu kok sedih :””” aku berasa baca curhatan hati sendiri karna kalo lagi suka sama orang dan bertepuk sebelah tangan itu menyakitkan(?) Apalagi kalo ternyata si doi pacar sahabat sendiri. Berasa mau nikung tapi ga bisa mau maju juga takut ((lhaa jadi curcol beneran)) nggasih, aku ga nyampe segitunya suka sahabat sendiri ((yaterus))

    Duh komen macam apa ini. Aku suka bahasanya!! Simple bin nyelekit buat sekedar curhatan yang bukan milik author(?). Ngaku saja thornim pasti dikau pernah merasakannya juga ((plok))

    Oke. Keep writing yhaaa ditunggu karya selanjutnya~^-^

    Suka

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s