(Ficlet) -No Sana, No Life-

No sana No Life

-No Sana, No Life-

Minatozaki Sana (Twice) – Han SangHyuk (Vixx) – Lee Hongbin (Vixx)

Romance, AU, Thriller | PG 17 | Ficlet

.

.

.

“Bahagia itu, adalah ketika apa yang kau inginkan, bisa kau dapatkan.”

 

 

 

***

 

 

Sana adalah seorang aktris terkenal diJepang. Hampir setiap drama, film, atau iklan yang dibintanginya menjadi top tren dinegeri matahari terbit itu. Tidak ada yang tidak tahu Sana. Minatozaki Sana lengkapnya. Namanya bahkan banyak ditiru ibu-ibu muda yang baru melahirkan untuk anaknya, katanya agar kelak anak mereka bisa seperti Sana.

 

Cantik, anggun, pandai, berkepribadian baik, memiliki karir sukses. Siapa sih yang tidak menyukai wanita asal Osaka itu? Dan laki-laki mana sih yang tidak memimpikan Sana sebagai pendampingnya?

 

Bahkan banyak dari mereka pengusaha kaya raya, anak konglomerat, aktor papan atas atau pria-pria kaya lainnya sudah melamar Sana. Tapi, tak ada satupun orang yang Sana terima sebagai pendamping hidup.

 

Gadis itu bukanlah gadis pemilih, ia justru lebih pemalu. Namun, memang diantara semua pria yang mendatanginya. Belum ada satu pun yang menarik dihati.

 

Tapi, suatu ketika ada berita menggemparkan tentang Sana. Yang membuat siapa saja tidak percaya, nasib tragis akan menimpa gadis yang dipenuhi keberuntungan itu.

 

 

***

 

Brakk

 

“Pdnim”

 

Pria dewasa bersetelan jas rapih menerobos masuk ruangan besar berisikan meja panjang disekeliling. Ditengah rapat dewan-dewan pengusaha kaya, pria itu tak sungkan berlarian menuju pria muda yang duduk penuh wibawa dikursi terdepan berlebelkan Direktur Utama.

 

“Hongbin-ah”

 

“Apa yang kau lakukan, kau tidak lihat aku sedang rapat?”

 

Pemuda yang kemudian diketahui adalah pemilik nama Lee Hongbin. Direktur Utama Taeguk Grup itu sedikit merasa terganggu akan kehadiran sekertaris pribadi sekaligus sahabatnya. Sang Hyuk

 

Terlihat jelas pada paras Hongbin, kalau ia tidak suka. Tetapi, Sang Hyuk tetap memilih mendekat pada Hongbin, menunjukkan ponsel yang sedari tadi ia genggam dan memperlihatkan isi yang tertera pada layar ponsel kearah Hongbin.

 

“Kau harus lihat ini”

 

Walau tetap berwajah tegas, Hongbin melirik sedikit layar ponsel yg ditunjukkan Sang Hyuk. Dan sederet kata yang tertera sudah cukup membuat kedua bola mata Hongbin Membelalak. Oh, kalau tidak ditahan Sang Hyuk, mungkin Hongbin sudah melempar segala macam benda didepannya tanpa ampun.

 

“Tenanglah, tenang dulu” bisik Sang Hyuk.

 

Setelah memastikan Hongbin lebih bisa mengontrol emosinya sendiri, Sang Hyuk beralih kepada seluruh pasang mata yang melihat mereka aneh dalam ruangan ini. Menunjukkan rasa bersalahnya, Sang Hyuk membungkuk minta maaf dan mengatakan bahwa rapat akan ditunda dan dilanjutkan esok hari.

 

Walau beberapa diantara dewan direksi yang memandang kecewa, tetap saja mereka menurut. Karena Sang Hyuk bicara begitu, pasti juga adalah kemauan Hongbin. Direktur muda yang tak pernah menerima penolakan.

 

***

 

“Apa maksudnya ini?”

 

“Eoh, kau sudah melihatnya?”

 

Wajah cerah yang amat menyejukkan itu, kini benar-benar membuat emosi Hongbin membara. Tidak lagi meneduhkan seperti biasanya, yang ada hanya rasa amarah dan kecemburuan yang memuncak.

 

“Kau” bahkan pria Lee itu tak mampu mengutarakan kata dengan jelas

 

“Hongbin-ah, aku akan menikah”

 

“Sana?”

 

Tatapan Hongbin meredup. Pandangannya menggelap dan memprihatinkan.

 

“Namanya Joonmyeon, Kim Joonmyeon”

 

“Kim? Joon-my-eon?”

 

“Iya, dia membuatku jatuh cinta Hongbin-ah, dan aku yakin dia memang yang selama ini kutunggu”

 

“Tidak sana”

 

Minatozaki sana menatap heran pada sahabat baiknya, Hongbin. Awalnya ia pikir, Hongbin tidak terlalu suka pada berita bahwa ia akan menikah itu, dikarenakan jadwal pemotretan dan syuting iklan mengenai perusahaannya akan terganggu. Dan sepertinya, Sana salah.

 

Secara mengejutkan, Hongbin mengubah pancaran matanya. Bukan, bukan seperti layaknya manusia siluman. Maksudnya, Hongbin yang menatapnya kini, berbeda dengan Hongbin yang selama ini dirinya kenal.

 

Tidak ada pancaran senang, tulus, apalagi sayang. Yang ada hanya kelam. Gelap, dan amarah yang terpancar. Kenapa? Kenapa Hongbin bersikap seperti ini?

 

“Hon..Hongbin”

 

Sana mati-matian memaksakan tenggorokannya untuk bersuara, kini dirinya terpojok disudut ruangan tanpa sadar. Hongbin sudah mengkungkuh pergerakannya dengan tatapan menyeramkan.

 

“Bin,

 

“Tidak Sana!”

 

“Ap..apa yang..

 

“Tadi kau bilang, siapa yang kau tunggu?”

 

“Ne? Ahh. Itu..”

 

“Tunggu disini”

 

Hongbin berbalik dan beranjak keluar ruangan. Sana terseok kelantai sangking merasa lemas. Suasana hati Hongbin sedang kacau sepertinya, bahkan terlihat jelas jika sahabat nya itu tidak bisa menahan emosi.

 

Selepas Hongbin pergi entah kemana, Sana menarik napas dalam, ia mencoba menenangkan dirinya dan menghadapi Hongbin lebih bersabar. Semua orang juga tahu, kalau Hongbin adalah seseorang yang tempramen. Tapi, seberapa banyak pun Hongbin menyakitinya. Hongbin tetaplah sahabatnya, yang bahkan sudah Sana anggap sebagai kakaknya. Jadi, menerima dan memaafkan Hongbin, bukanlah hal sulit baginya.

 

BRAK..

 

“Sana, apa ini orang yang kau tunggu?”

 

“ARRRGGHHHHHHHHHH”

 

 

***

 

 

HEADLINE NEWS

“Seorang artis papan atas kedapatan membunuh sahabat sekaligus calon suaminya didalam apartemen. Calon suami yang kabarnya adalah putera seorang ilmuan itu ditemukan tewas mengenaskan dengan puluhan luka tusuk dibagian wajah. Pun juga Pemuda lainnya yang bernasib sama, tergelatak tak berdaya. Yang setelah diselidiki, pemuda itu adalah direktur utama Taeguk Grup, pewaris perusahaan nomor satu dikorea”

 

“Bahagia itu, adalah ketika apa yang kau inginkan, bisa kau dapatkan”

 

“Bahagia itu, adalah ketika apa yang kau inginkan, bisa kau dapatkan”

 

“Bahagia itu, adalah ketika apa yang kau inginkan, bisa kau dapatkan”

 

“AKU TIDAK MEMBUNUHNYA! AKU TIDAK MEMBUNUH MEREKA”

 

“Aku tidak mengerti, bagaimana Sana bisa seperti ini”

 

Wanita paruh baya memandang getir sang anak yang terkungku dibalik pintu besi. Rasanya sakit dan miris, melihat anaknya yang terbiasa bersinar dan dipuja, kini berada dibalik kegelapan dan selalu dihina diluar sana.

 

SANA SI PEMBUNUH

 

bukan

 

SANA SI AKTRIS TERCANTIK

 

“Ibu, percayakan Sana padaku, aku akan menjaganya”

 

“Terimakasih, Sang Hyuk-ya, setidaknya, dia masih beruntung memiliki kau yang menyayanginya dan mau menjaganya, terlebih, kau menerima sana apa adanya”

 

“Itu, karena aku mencintai Sana”

 

 

***

 

 

“Kau bahagia, telah membunuh mereka, Sana?”

 

Gadis dengan surai panjang tak terurus itu mendongak, wajahnya membengkak dan lingkar hitam semakin parah mengelilingi bagian matanya.

 

Mengerikan.

 

Sekujur tubuh Sana, di ikat oleh rantai dan gadis itu, hanya terduduk diatas tempat tidur yang sebenarnya terbilang cukup mewah.

 

“Aku tidak membunuh, bukan aku! Kau yang membunuhnya, Han Sang Hyuk ! Kau yang membunuhnya”

 

“Hei.. mana bisa kau mengatai suami mu seperti itu hah? Sana ku sayang”

 

“PERGI PERGI PERGI”

 

“Bahagia itu, adalah ketika apa yang ku inginkan, bisa ku dapatkan, Termasuk menyingkirkan mereka yang menggangguku dalam mendapatkanmu pun bisa dengan mudah kulakukan”

 

 

 

 

 

FIN

a/n : ceritanya ini ff udah mendem lama, baru sempet di post, entah deh ini jadinya begimana hehe, thankchuu yang sudah baca ^^

Iklan

12 thoughts on “(Ficlet) -No Sana, No Life-

  1. Megumii, ah ini kenapa jadi kyk gini? Huhu..
    Ceritanya dark gitu yaa, Sanghyuk suaminya Sana?
    Kpn mereka nikah?
    Aku ga tega ngebayangin Sana, saat dia udah nemuin seseorang yg dia suka, eh orang itu malah dibunuh di depan matanya. Trus dia jdi di penjara, sediih ;(

    Review dikit yaa,
    di atas ada banyak imbuhan di- yang disambung sama keterangan tempat. Harusnya dipisah yaa…
    .dihati –> di hati
    .disini –> di sini
    .disana –> di sana
    .dikursi –> di kursi
    dll

    sama tdi tuh ada dialog Sana sm Hongbin, yg pas Sana ngomong ga diakhiri tanda petik lg, itu sengaja apa gimana yaa?

    Itu aja sih, *cmiiw 😉
    keep writing Megumi ^^

    Disukai oleh 1 orang

    1. haloooo neng,
      ceritanya sih gitu mau nge-dark, tapi hasilnya malah jadi kaya gini ,
      makasih ya neng wes baca hihi,

      thankchuuu bangetttt reviewnya, iya aku kurang memahami eyd soalnya plus jarang alias suka males ngedit, entah kenapa kebiasaan males itu susah banget lepasnya, sipp deh ya makasihh,.. aku catet aku catet ^^

      kayanya kalo yang soal tanda petik itu kebablasan lupa deh, hehehee

      makasihh ya sekali lagi ^^
      keep writing too ~~~~

      Disukai oleh 1 orang

  2. LOLZ MAAP TAPI W BACA INI DI DRAFT GEGARA ADA FOTO MBIN SAMA HYUKNYA :’v

    /kepslok selow mbak/

    enggak kaget sanghyuk jahat/? soalnya dia terlahir sebagai (sin)namon roll?

    tapi kasian sananya, dia suka sama orang tapi malah begitchu 😦

    keep writing, yo ❤

    Disukai oleh 1 orang

    1. wkwkwkw sempet kependem didraft, abis ceritanya mau posting eh belum klik posting mati lampu , gak jadi deh wkwkwk

      kyaaaaaaaa—– sanghyukkkkkkkkkk ….

      makasihhhh yooooo sudah mampir ^^

      Disukai oleh 1 orang

  3. kak megu~ aku pertama baca judulnya tuh malah mikir ke “NO MEGANE NO LIFE” WKWK terus taunya… sanghyuk psikopat wanjayyy ; – ;
    btw koreksi:
    – ‘dinegeri’ ‘kearah’ dst. pisah jadi ‘di negeri’ / ‘ke arah’ soalnya menunjukkan keterangan tempat
    – ‘kau inginkan’ / ‘kau lakukan’ dst. digabung jadi ‘kauinginkan’ / ‘kaulakukan’
    – ‘Pdnim’ dipisah pakai strip jadi ‘PD-nim’ ((nim-nya di-italic))
    – di akhir kalimat jangan lupa titik dan koma 🙂
    – ‘yg’ jangan disingkat ._.

    keep writing kak megu x))

    Disukai oleh 1 orang

    1. hahahahaha kenapa bisa ke megane ?

      maaciw maaciw koreksiannya, iya nih daku emang kismin banget soal eyd , musti banyak belajar … makasihh yawww udh sempetin bacaaaaa ^^

      Suka

Leave the Love-Signal:

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s